PPSSNH Nurul Huda


KH Masduqi Machfudh Wafat

Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un

Telah berpulang ke rahmatullah guru dan pengasuh kami tercinta, KH Achmad Masduqi Machfudh pada Sabtu, 1 Maret 2014/28 Rabi'ul Akhir 1434H  pukul 17.25 di RS Syaiful Anwar Malang.

Insya-allah jenazah akan dishalatkan di Pesantren Nurul Huda hari Ahad, 2 Maret 2014/29 Rabi'ul Akhir 1434H mulai pukul 7.00 - 11.00 WIB kemudian dishalatkan di Masjid Jami' Malang mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan Dhuhur.

Kemudian dimakamkan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Huda, Mergosono, Malang ba'da Dhuhur.

Al Fatihah


Muqaddimah

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُمْ جَنَّـٰتٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْكَبِيرُ ﴿١١﴾

"Allah akan mengangkat orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat."
(QS. 85:11)

Selengkapnya ...


Versi Mobile

Menilik perkembangan jaman dengan akses internet lebih luas melalui ponsel, maka dilakukan pengembangan tampilan khusus untuk ponsel. Beruntung desain dasar situs ini sudah mengadaptasi HTML+CSS sehingga tidak sulit untuk membuat tampilan ponsel/mobile. Hanya dibutuhkan sedikit trik untuk menjamin tampilan berjalan lancar tidak perlu menggeser layar ke kiri dan ke kanan untuk melihat konten secara penuh.

Silakan nikmati situs ini dalam versi mobile/ponsel yang terdeteksi secara otomatis. Terutama untuk iOS dan Android.

Untuk menikmati teks arab yang lebih baik, silakan pasang font Me Quran atau Amiri di komputer Anda


NUHA Peduli

NUHA Peduli (dahulu Badan Sosial dan Komunikasi Alumni Nurul Huda/BASKOM AL NUHA) merupakan badan organisasi independen yang bergerak dibidang sosial dan kemasyarakatan. Tujuan badan ini didirikan sebagai media silaturrahim, komunikasi dan dakwah bil hal bagi alumni serta wadah aspirasi untuk kemaslahatan bersama.

Selengkapnya ...


Biografi KH. Drs. Achmad Masduqi Machfudz

KH. Drs. Achmad Masduqi Machfudz dilahirkan di desa Saripan (Syarifan) Jepara Jawa Tengah pada 1 Juli 1935. Di desa tersebut, terdapat sebuah makam kuno yang banyak dikenal orang dengan Mbah Jenggolo. Alkisah, berkat karomah dari Mbah Jenggolo ini, dulu ketika baru ada radio dan televisi, siapa saja yang membawa ke desa ini pasti gila. Penyakit gila ini baru akan sembuh kalau kedua alat elektronik dikeluarkan dari Saripan. Keadaan seperti ini masih bisa ditemui semasa Kyai Masduqi masih kecil. Namun perlahan-perlahan seiring dengan perubahan zaman, karomah ini berangsur surut hingga hilang sama sekali.

Selengkapnya ...


Biografi singkat

Selengkapnya ...


Tempat Pendaftaran

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda

Jl. Kol. Soegiono IIIB No. 101-103, Mergosono Malang, Telp. (0341) 369-187, 364-811


View in a larger map


Materi 1 Hasil BM Wilayah Lebo Sidoarjo 2013


Berita


Perlunya Mujahada disamping Jihad dan Ijtihad dalam Masyarakat

Kata mujahadah tidak lebih populer daripada kata jihad atau ijtihad. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ijtihad lebih utama daripada jihad. Rasulullah SAW bersabda,

"Goresan tinta para ulama lebih utama daripada tumpahan darah para syuhada."

Selengkapnya ...


Nadham Kitab Aqidatul Awam dan Terjemah

تَرْجَمَةُ عَقِيْدَةِ الْعَوَامِ
نَظْمُ الشَّيْخِ أَحْمَدَ الْمَرْزُوْقِيِّ اْلمَالِكِيِّ
( 1205- 1281 هـ)

Terjemah Aqidatul Awam Syair Syekh Ahmad Marzuki al-Maliki

Penulis: Ahmed Machfudh

Selengkapnya ...


Penjelasan tentang Wahidiyah

Pengantar Redaksi PPSSNH

Tulisan ini, dikutip tanpa ada penambahan dan pengurangan dari buku Polaritas Sektarian: Rekonstruksi Doktrin Pinggiran", sebuah buku hasil kajian siswa mutakharijin tahun 2007 Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Selengkapnya ...


Salat jamaah di rumah dan salat sunah waktu ada khutbah

Pertanyaan

  1. Rumah saya berdekatan dengan masjid, namun saya sering salat berjamaah di rumah bersama istri dan anak-anak. Kemudian ada orang mengatakan, bila rumah seseorang dekat dengan masjid jarak 40 rumah ke arah timur, barat, utara dan selatan, maka salat jamaah di rumah tetap mendapat dosa, sekalipun salatnya sah. Karena di masa nabi, beliau tidak pernah salat berjamaah kecuali di masjid. Yang ingin saya tanyakan adalah:
    • Apakah salat saya bersama keluarga di rumah bisa diterima, dengan alasan membimbing isteri dan anak?
    • Benarkah perkataan orang itu? jika benar apa alasannya?
  2. Saya pergi ke masjid pada hari Jumat, pada waktu itu khatib sudah di atas mimbar dan membaca khutbah. Yang saya tanyakan: 
    • Apakah kita masuk langsung duduk atau melakukan salat? 
    • Kalau salat, salat apa yang harus dikerjakan?

Selengkapnya ...


Qadla Shalat yang Dilakukan dengan Tayamum

Bagi pemukim harus meng-qadha shalat yang telah dilakukan dengan tayamum karena ketiadaan air. Hal ini tidak berlaku bagi musafir, kecuali dia menempuh perjalanan untuk maksiat. Perjalanan maksiat contohnya budak yang melarikan diri dari majikan atau istri yang melarikan diri dari suami. Oleh karenanya pada kedua contoh perjalanan tersebut, terkena kewajiban untuk meng-qadla shalat dengan tayamum. Karena rukhshah (keringanan) tidak dapat dikaitkan dengan maksiat. Demikian yang biasa berlaku.

Selengkapnya ...


Rahasia di Balik Perintah Shalat Dhuha

Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam pembukaan surat Assyams, Allah berfirman,

''Demi matahari dan demi waktu dhuha.''

Bahkan, ada surat khusus di Alquran dengan nama Addhuha.

Pada pembukaannya, Allah berfirman,

''Demi waktu dhuha.''

Selengkapnya ...


Faktor Penyebab Takabur

Takabur merupakan penyakit hati tingkat tinggi yang harus diwaspadai oleh semua muslim, termasuk aktifis dakwah. Dikatakan penyakit hati tingkat tinggi karena sejarah iblis laknatullah dimulai dari penyakit satu ini. Merasa lebih tinggi dari Adam, ia lalu mendurhakai perintah Allah untuk bersujud padanya.

أَبَى وَاسْتَكْبَرَ

Demikian kata Al-Qur’an. Demikian pula para penguasa taghut yang menjadi musuh para nabi dan rasul, semuanya dihinggapi penyakit ini.

Selengkapnya ...


Berlomba-lombalah Dalam Kebaikan

وَلِكُلٍّۢ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٟتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا۟ يَأْتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ ﴿١٤٨﴾
"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al Baqarah: 148)

Dalam ayat ini Allah memerintahkan fastabiqul khahiraat (bersegeralah dalam berbuat baik). Imam An Nawawi dalam kitabnya Riyadhush shalihiin meletakkan bab khusus dengan judul:

بَابُ الْمُبَادَرَهْ إِلَى الْخَيْرَاتِ وَحَثُّ مَنْ تَوَجَّهَا لِخَيْرٍ عَلَى الْإِقْبَالِ عَلَيْهِ بِالْجِدِّ مِنْ غَيْرِ تَرَدُّدِ
Bab bersegera dalam melakukan kebaikan, dan dorongan bagi orang-orang yang ingin berbuat baik agar segera melakukannya dengan penuh kesungguhan tanpa ragu sedikitpun).

Lalu ayat yang pertama kali disebutkan sebagai dalil adalah ayat di atas. Perhatikan betapa Imam An Nawawi telah memahami ayat tersebut sebegai berikut.

Selengkapnya ...


Mengeluh

Al-Qur'an menjelaskan bahwa manusia diciptakan dengan memiliki sifat هلوعا, artinya ia selalu berkeluh kesah (Jawa: sambat), akibatnya ia kurang mensyukuri nikmat Allah. Sifat keluh kesah itu membuat manusia cepat stress, pusing, darah tinggi, galau, cemas, dan sebagainya.

Bagaimana menaklukkan sifat buruk itu?

Selengkapnya ...


Dalam Kehidupan di Dunia, Tiada Hamba Allah yang Bebas Ujian

Allah SWT akan senantiasa menguji hamba-Nya dengan dua bentuk ujian, yaitu berupa nikmat (kesenangan) dan bencana (keburukan). Sayyid Quthb mengatakan, banyak orang yang bisa tabah saat menghadapi ujian berupa kesulitan. Tetapi, banyak orang yang terlena dan lalai saat diuji berupa kesenangan.

Selengkapnya ...


Kekuasaan Bisa Bertahan dalam Kekafiran, Tapi Tidak akan Bertahan dalam Kezaliman

Kita sering menggunakan ataupun mendengar kata adil dan zalim yang terkadang dikaitkan dengan perilaku penguasa. Adil merupakan kemampuan untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya tanpa mengurangi hak yang lain, sedangkan zalim sebaliknya.

Selengkapnya ...


Hati yang Bening Menyadarkan pada Hakekat Diri

Pujian merupakan fenomena umum yang sering kita temui sehari-hari. Secara garis besar, pujian bisa diklasifikasikan dalam tiga kategori: pujian yang diucapkan untuk menjilat, pujian yang sifatnya basa-basi, serta pujian yang dilontarkan sebagai ekspresi kekaguman.

Selengkapnya ...


Nilai Ibadah Hancur Karena Makanan yang Haram

Banyak orang beranggapan bahwa kualitas ibadah hanya ditentukan oleh syarat, rukun, dan kekhusyukan dalam pelaksanaannya. Misalnya, shalat yang berkualitas adalah yang didahului oleh wudlu yang benar, suci pakaian dan tempatnya, serta khusyuk dalam melakukan setiap rukunnya. Demikian pula dengan ibadah-ibadah yang lain.

Selengkapnya ...


Kehancuran Seorang Hamba karena Kurangnya Munasabah Binafsihi (Introspeksi Diri)

Awal malapetaka dan kehancuran seseorang terjadi ketika penyakit sombong dan merasa diri paling benar bersemayam dalam hatinya. Inilah sifat yang melekat pada iblis. Sifat inilah yang berusaha ditransfer iblis kepada manusia yang bersedia menjadi sekutunya.

Selengkapnya ...


Terlena dengan Penampilan, Melupakan yang Besar dan Tertutupi

Jika kita dihadapkan pada pertanyaan seperti ini,

"Pilih mana yang harus disembuhkan terlebih dahulu, jerawat di wajah atau luka di punggung?"

Sebagian orang akan lebih mendahulukan mengobati jerawatnya ketimbang luka menganga di punggungnya meskipun luka itu terasa lebih menyakitkan.

Selengkapnya ...


Telah tersedia Kalender PPSSNH 2012

Kalender PPSS Nurul Huda tahun 2012 telah tersedia dengan harga @Rp. 15.000,00 dengan ongkos kirim @ Rp. 5.000.00. Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer ke rekening:

BCA Cabang Semarang
atas nama Raudloh Quds
#009-418-7784

atau

BRI Cabang Kawi Malang
atas nama Achmad Shampton
# 0051-01-068083-500

Untuk memudahkan pemesanan, gunakan validasi berupa angka (001-099) pada 3 digit terakhir, semisal transfer sebesar Rp.20.099,00

Pemesanan juga bisa dilakukan via Ust. Yusuf Muawiyah atau Ust. Ahmad Murtaqi.

Dana yang terkumpul akan digunakan perbaikan bangunan Pondok Putri samping mushalla Nurul Huda.


Shalat Jama' bagi Wanita yang mengalami Istihadlah

Pertanyaan

Bagaimana cara sholat jama' taqdim/ta'khirnya perempuan yang sedang istihadlah?

Selengkapnya ...


Nahdlatul 'Ulama


Mahar tidak sesuai nilainya dengan Akad Nikah

Pertanyaan

Ada suami istri yang sudah menikah sekian tahun. Kemudian pada suatu ketika baru diketahui bahwa ternyata mas kawin yang dberikan pada sang istri kurang dari yang disebutkan pada waktu akad.

  1. Hukumnya bagaimana?
  2. Apakah rusak akad nikahnya sehingga harus memperbarui akad lagi?

Selengkapnya ...


Manfaat Zakat Fitrah

Pertanyaan

Setiap sehabis puasa Ramadlan kita diwajibkan untuk melaksanakan zakat fitrah.

  1. Untuk apa zakat fitrah tersebut?
  2. Bagaimana dengan bayi baru lahir yang belum berkewajiban puasa, kenapa harus dizakati fitrah juga?
  3. Bagaimana dengan orang miskin, mengapa mereka terkena kewajiban berzakat fitrah? Padahal mereka juga mendapat hasil zakat fitrah tersebut.

Selengkapnya ...


Zakat Fitrah Keluar Kampung

Pertanyaan

  1. Apakah zakat fitrah harus dibayarkan di tempat/desa kita tinggal saja atau bolehkah membayar zakat fitrah di luar kampung sendiri?
  2. Kalau bayar fitrah apakah boleh beras ukuran 5 kg untuk 1 orang.

Selengkapnya ...


Sedekah/Zakat pada Orang tidak Shalat

Persoalan

Bagaimana hukumnya jika kita berzakat atau bersedekah kepada orang yang tidak sholat. Karena sebelumnya kita tidak tahu bahwa dia tidak sholat dan sekarang baru tahu kalau yang bersangkutan tidak shalat.

Pertanyaan

  1. Apakah sedekah saya selama ini sia-sia?
  2. Apakah otomatis ikut kafir karena memberikan zakat/sedekah pada orang yang tidak shalat tersebut?

Selengkapnya ...


Silaturahmi Ulama Libanon


KH. Masduqi Machfudz dan Ust. Muhammad Sulaiman dari Libanon murid Syaikh Harori Libanon, silaturahim ke rumah untuk meminta ijazah ammah keilmuan dan diskusi tentang Wahabiyah di Indonesia dan Libanon.

Lihat juga koleksi Galeri yang lain Selanjutnya


Galeri Foto

Foto tokoh-tokoh tamu yang mengisi pengajian maupun kegiatan pengasuh dan pengajar Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda.

Selengkapnya ...


Shalat Rebo Wekasan menurut Ulama Sufi

Pertanyaan

Shalat rebo wekasan dan rangkaiannya, bagaimana hukumnya menurut fuqoha dan menurut ulama sufi?

Jawaban

Menurut fatwa Rais Akbar Almarhum Asyaikh Hasim Asy'ari tidak boleh. Shalat rebo wekasan karena tidak masyru'ah dalam syara' dan tidak ada dalil syar'i. adapun fatwa tersebut sabagaimana dokumen asli yang ada pada cabang NU Sidoarjo berikut ini.

Selengkapnya ...


Syaikh Prof. Dr. Ali Jum'ah: Pengertian Bid'ah Menurut Empat Imam Madzhab

Penulis: Syaikh Prof. Dr. Ali Jum'ah (Mufti Republik Mesir)

إِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ، وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ‪.‬
"Sesungguhnya ucapan yang paling benar adalah kitab Allah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad SAW, dan seburuk-buruk perkara adalah perkara baru, setiap perkara baru adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu sesat dan setiap kesesatan itu tempatnya di neraka." (HR. An-Nasa'i)

Hadits ini merupakan salah satu dari sekian banyak hadits yang berbicara tentang bid'ah. Namun untuk memahami perkara bid'ah ini tidak asal begitu saja kita pahami secara harfiah atau tekstual dari hadits tersebut, sehingga siapapun menjadi mudah untuk mengklaim saudara-saudaranya semuslim yang melakukan satu perkara yang tidak pernah dilakukan di zaman nabi SAW kita anggap sebagai pelaku bid'ah yang sesat, dan jika ia sesat berarti tempatnya di neraka. Agar tidak berkesan tergesa-gesa ada baiknya kita memahami terlebih dahulu masalah ini melalui kajian-kajian dari para ulama salafush-shalih kita yang telah terebih dahalu mengkajinya.

Selengkapnya ...


Dari Terong Gosong: Santri Kuper (Sorogan)

Tulisan Yahya C. Staquf yang menyebut tentang kisah pengasuh PPSSNH saat mondok di Krapyak

Aku heran dengan cara Mbah Ali mendidikku. Pada mulanya aku disuruh sorogan Ta’limul Muta’allim. Belum sampai khatam sudah disuruh ganti Taqrib. Baru selesai bab Haji disuruh ganti kitab lain lagi. Begitu seterusnya aku gonta-ganti kitab tanpa satu pun mengkhatamkannya. Rasanya manfaat yang kuperoleh bukan terutama dari kitab yang kubaca, tapi karena sering memandangi wajah Mbah Ali saja.

Kiyai A. Masduqi Machfudh (Pengasuh PPSSNH Malang) –sekarang Rais Syuriyah PBNU, menceritakan bahwa Mbah Ali memiliki maziyah (keistimewaan) bisa mentransfer ilmu tanpa mengajar secara verbal. Pada waktu pertama kali datang ke Krapyak –mungkin sekitar tahun 50-an atau 60-an, Santri Masduqi diajak mengikat janji oleh Mbah Ali,

Selengkapnya ...


Khilafah dalam Perspektif Aswaja: Diskursus antara Idealisme dan Kemaslahatan

Indeks

  1. Prolog

Prolog

Penghapusan Khilafah Turki Utsmani pada 3 Maret 1924, yang sekaligus menandai berakhirnya dominasi Islam dalam pentas politik global selama lebih dari 13 abad sejak era Khulafa’ Arrasyidien, dan meroketnya hegemoni Barat atas dunia Islam, menegaskan keberadaan umat Islam mulai saat itu telah terpuruk ke dasar degradasi peradaban. Realitas keterpurukan umat Islam dalam kancah politik, ekonomi, militer, budaya, dan bayang-bayang kemajuan Barat dalam sains dan teknologi yang menyudutkan umat Islam, serta “penjajahan modern” yang dilancarkan Barat terhadap dunia Islam, disinyalir kuat menjadi faktor terpenting yang membangkitkan eskalasi “kerinduan” umat Islam akan kejayaan yang pernah dimilikinya di masa silam itu.

Selengkapnya ...


Lainnya


Risalah Amaliyah Nahdliyah

Pengantar

Risalah kecil ini disusun oleh tiga lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama yaitu LAKPESDAM, Lembaga Bahtsul Masail dan Rabithah Maahidil Islam Kota Malang dalam rangka Harlah NU ke-82.

Selengkapnya ...


Egoisme dan Keangkuhan Penyebab Kehancuran Seorang Hamba

Suatu kali, seorang bijak ditanya oleh salah seorang muridnya.

"Tuan Guru, adakah kejujuran yang tidak baik?

Sang guru bijak pun menjawab,

"Pujian seseorang atas dirinya sendiri."

Maksudnya, ketika seseorang bercerita hal-hal baik tentang dirinya sendiri, meskipun cerita tersebut benar adanya, hal itu adalah kejujuran yang tidak baik. Sebab, bisa memunculkan perasaan bangga diri dan kesombongan.

Selengkapnya ...


Hak mencipta adalah kekuasaan Allah SWT.
Ketikan dan rancangan: ppssnh@telkom.net