PPSSNH Nurul Huda

Delapan hal yang dipelajari Hatim Selama 33 tahun

Suatu hari Imam Saqiq al Balkha bertanya pada muridnya Hatim al-Ashom,

"Sudah berapa tahun kamu belajar bersamaku?"

Selengkapnya ...


Mondok Nyambi Kuliah atau Kuliah Nyambi Mondok?

Ilmu, dibutuhkan sebagai media memahami tujuan hidup kita dan keberadaan kita sebagai seorang hamba Allah. Karenanya Rasul mewajibkan setiap muslim untuk belajar memperdalam ilmu pengetahuan. Utamanya ilmu yang mampu mendekatkan seseorang pada Allah. Sebagai media, ilmu akan menghantarkan seseorang pada apa yang dia tuju dan dia inginkan dengan ilmu itu. Karenanya niat yang lurus dalam mencari ilmu merupakan sesuatu yang penting dan utama. Syekh Zainuddin al-Malyabari dalam nadzam Hidayatul Adzkiya menyatakan:

Selengkapnya ...


Berkah Kecintaan Pada Ilmu

MAHSUN DOT NET: PENDIDIKAN ISLAM KLASIK DAN KONSEP PERKEMBANGANNYA

Penutupan Bahts Masail LBM PWNU Jawa Timur di PP. Darissulaimaniyah Kamulan Durenan Trenggalek tahun 2015 diisi kisah sarat nasehat dari Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH. Abdul Matin dari Tuban selaku tuan rumah.

Catatan ini sekedar untuk mengingat nasehat baik ini.

Selengkapnya ...


Idul Qurban/Idul Adha

Apa yang dimaksud dengan udhiyyah (qurban)?

Udhiyyah merupakan sebutan untuk hewan yang disembelih dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah pada hari nahr (Iedul Adha) dengan syarat-syarat tertentu. Tadzkiyah adalah sebab yang mengakibatkan halalnya mengkonsumsi hewan darat. Tadzkiyah mencakup dzabh (menyambelih hewan dengan cara melukai bagian leher paling atas) dan nahr (menyembelih hewan dengan cara melukai bagian pangkal leher), bahkan mencakup juga 'aqr (menyembelih hewan dengan cara melukai salah satu bagian tubuh hewan tersebut), sebagaimana ketika lembu atau unta diburu kemudian ditusuk dengan tombak atau semisalnya yang diiringi dengan dengan tasmiyah (mengucapkan bismillah) dan niat berqurban. Disebutkan juga bahwa tadzkiyah merupakan jalan syar'í agar menjaga kesucian hewan tesebut dan halal dikonsumsi jika hewan itu bisa dimakan, serta halal dipergunakan kulit dan rambutnya jika tidak bisa dikonsumsi.

Selengkapnya ...


Pentingnya Memberi Contoh Kepatuhan Pada Ummat

Di majalah Aula PWNU Jawa Timur dulu, entah edisi berapa, terdapat artikel ringan yang bersifat guyonan tentang awal penerapan wajib helm. KH. Hasyim Muzadi bercerita bahwa abah KH. Masduqi Machfudz adalah profil kyai yang disiplin. Termasuk saat banyak orang masih enggan berhelm, Kyai Masduqi orang yang sangat patuh selalu menggunakan helm. dan untuk tetap menjaga agar dapat kesunnahan berimamah, setelah menggunakan helm, helmnya di-imamahi. Wallahu a'lam itu cerita benar atau tidak, karena memang KH Hasyim sering gojlokan dengan abah KH Masduqi dan abah sering kali menasihati,

"Nek awakmu jik nglanggar lampu merah berarti imanmu durung jangkep."

"Apabila engkau masih suka melanggar isyarat lampu lalu lintas, berarti imanmu belum lengkap."

Selengkapnya ...


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441


Wara' Jalan Menuju Ridla Allah

KH Masduqi Machfudh

Guru kita, Kyai Masduqi Machfudz semasa hidupnya sering mendapat kritik dari banyak orang termasuk dikalangan kyai, karena menganggap gaji PNS/ASN adalah subhat, sementara beliau sendiri juga seorang PNS Dosen di IAIN Malang, sekarang UIN Malang. Namun beliau tidak mempedulikan kritik itu, dan berupaya menjaga konsistensi pendapatnya dengan tidak pernah mengkonsumsi gaji PNSnya atau memberikan untuk biaya anak-anaknya.

Selengkapnya ...


Haul Almaghfurlah KH Achmad Masduqi Machfudh dan Nyai Hj. Chasinah Chamzawi

Haul ke-6 KH. Achmad Masduqi Machfudh dan Haul ke-5 Nyai Chasinah Chamzawi akan dilaksanakan pada

Hari, tanggal

Ahad, 8 Desember 2019

Waktu

07.00 WIB

Tempat

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol Soegiono Gang 3B No. 103 Mergosono

View Larger Map

Yayasan Kyai Masduqi


Haul Almaghfurlah KH. Achmad Masduqi Machfudh & Almaghfurlaha Nyai Chasinah Chamzawi

Haul ke-5 KH. Achmad Masduqi Machfudh dan Haul ke-4 Nyai Chasinah Chamzawi akan dilaksanakan pada

Hari, tanggal

Ahad, 16 Desember 2018

Waktu

07.30 WIB

Tempat

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol Soegiono Gang 3B No. 103 Mergosono

View Larger Map

Yayasan Kyai Masduqi


Ngaji Bareng Kitab al-Hikam Bersama KH. M. Wafi' Maimoen Zubair

Alumni Santri Sarang se-Malang Raya (ASSAS) dan PP Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono mengundang Anda untuk hadir dalam pengajian umum

Ngaji Bareng Kitab al-Hikam

Bersama KH. Muhammad Wafi' Maimoen Zubair (Pengasuh PP Al Anwar Sarang, Rembang)

Waktu

  • Hari, Tanggal: Ahad, 22 September 2019
  • Waktu: Ba'da Dhuhur 12.00 - 15.00 WIB

Tempat

PP Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono Malang
Jl. Kol. Soegiono Gang 3B No. 103, Malang 65134

Catatan

  • Terbuka untuk umum
  • Direncanakan khatam dalam waktu 3 jam
  • Kitab bisa didapatkan saat acara

Pesantren Cilik Ramadlan 1440H

 

Pesantren Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono 2019/1440H

Santri Cilik

Pendaftaran

6 - 25 Mei 2019

Pelaksanaan

26 - 30 Mei 2019

Infaq

Rp 110.000

Selengkapnya ...


Wanita-wanita Hebat Era Kenabian

Muslimah

Aisyah binti Abi Bakr

Perempuan muda yang merupakan istri kinasih Rasulullah ini sangat aktif belajar. Kedekatannya dengan suaimnya yang agung dan rumahnya yang berada persis di samping masjid membuatnya berkesempatan untuk belajar dengan sangat baik. Imam Hakim mengatakan, seperempat hukum-hukum syariat dinukil dari Sayyidah Aisyah. Pembesar-pembesar sahabat bahkan banyak merujuk kepadanya.

Selengkapnya ...


Meletakkan Jabatan Karena Salah Sangka

Hasil gambar untuk kartun meletakkan jabatan

Seseorang melaporkan kepada Khalifah Makmun Ibn Harun Al Rasyid bahwa Imam Musa al Ridla Ibn Ja'far Shadiq Ibn Hasan Ibn Ali Ibn Abi Thalib masih menerima zakat dan shadaqah meski sudah mendapat santunan bagi Ahl al Bait dari Negara.

Khalifah Makmun Ibn Harun Al Rasyid kemudian datang ke Imam Musa al Ridla untuk menyelesaikan masalah ini.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudh: Refleksi Ramadlan

Dalam Nasaih al Ibad, makalah ke-16 menyitir sebuah pernyataan:

"Sesungguhnya syahwat itu dapat membuat para raja menjadi para budak, karena sesungguhnya barangsiapa yang mencintai sesuatu, maka dia adalah budak dari sesuatu tersebut. Dan sabar itu dapat membuat para budak menjadi raja-raja, karena budak itu dengan kesabarannya dia akan dapat memperoleh apa yang dia inginkan".

Selengkapnya ...


Kesabaran Bukan Hanya Berarti Kesabaran

Ingatan saya kembali ketika saya masih SMP. Abah membuat tangga tali untuk turun ke sumur memperbaiki pompa air atau untuk keperluan lainnya. Sengaja untuk niat sambil beramal, Abah sering meminjamkannya kepada para tetangga yang memerlukannya.

Selengkapnya ...


Kajian Ramadlan: Kitab Risalah Ahlis Sunnah Wal Jama'ah Karya KH Hasyim Asy'ari

Setelah kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim karya Hadratusy Syekh Muhammad Hasyim Asy’ari dikhatamkan pada tanggal 23 Juni 2016, maka kajian Ramadlan berikutnya mengkaji kitab Risalah Ahlissunnah Wal Jama’ah yang juga disusun oleh Hadratusy Syekh. Waktu kajian masih tetap ba’da tarawih dan akan dimulai tanggal 24 Juni 2016. 

Unduh kitab di sini.

Pengajian kitab Risalah Ahlissunnah karya pendiri Nahdlatul Ulama tersebut juga tersedia streaming pada http://nurulhuda.listen2myradio.com/ 

Semoga barokah dan manfaat.


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim Wal Muta'alim Karya Hadratusy Syekh Hasyim Asy'ari (3)

Seorang pencari ilmu harus bisa memilih seorang guru dan ketika sudah bersama guru harus beretika yang baik.

Bukan berarti membeda-bedakanguru, karena semua guru berhak untuk diambil ilmunya. Tetapi memilih guru untuk belajar yang fokus adalah kunci kesuksesan mencari ilmu, sedangkan etika adalah kunci mendapatkan keberkahan guru, kemanfaatan ilmu, dan keridhaan Allah.

Selengkapnya ...


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim wal Muta'alim Karya Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari (2)

Rasulullah bersabda:

من غدا إلى المسجد لا يريد إلا أن يتعلم خيرا أو يعلمه كان له كاجر حج تام

"Barang siapa yang berangkat pergi di pagi hari untuk kemasjid, sementara dia tidak menghendaki sesuatu kecuali untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarkan kebaikan, maka berhak memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang melakukan ibadah haji secara sempurna".

Selengkapnya ...


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim wal Muta'alim Karya Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari (1)

Diriwayatkan dari siti ‘Aisyah r.a. dari Rasululloah SAW beliau bersabda,

"Hak anak yang wajib atas orang tuanya adalah memberikan anaknya nama-nama yang bagus, memberikan air susu (menyusui) yang bagus kepada anaknya, dan memberikan didikan budi pekerti yang baik kepada anaknya”.

Selengkapnya ...


Berlomba-lombalah Dalam Kebaikan

وَلِكُلٍّۢ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٟتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا۟ يَأْتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ ﴿١٤٨﴾
"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al Baqarah: 148)

Dalam ayat ini Allah memerintahkan fastabiqul khahiraat (bersegeralah dalam berbuat baik). Imam An Nawawi dalam kitabnya Riyadhush shalihiin meletakkan bab khusus dengan judul:

بَابُ الْمُبَادَرَهْ إِلَى الْخَيْرَاتِ وَحَثُّ مَنْ تَوَجَّهَا لِخَيْرٍ عَلَى الْإِقْبَالِ عَلَيْهِ بِالْجِدِّ مِنْ غَيْرِ تَرَدُّدِ
Bab bersegera dalam melakukan kebaikan, dan dorongan bagi orang-orang yang ingin berbuat baik agar segera melakukannya dengan penuh kesungguhan tanpa ragu sedikitpun).

Lalu ayat yang pertama kali disebutkan sebagai dalil adalah ayat di atas. Perhatikan betapa Imam An Nawawi telah memahami ayat tersebut sebegai berikut.

Selengkapnya ...


Perlunya Mujahada disamping Jihad dan Ijtihad dalam Masyarakat

Kata mujahadah tidak lebih populer daripada kata jihad atau ijtihad. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ijtihad lebih utama daripada jihad. Rasulullah SAW bersabda,

"Goresan tinta para ulama lebih utama daripada tumpahan darah para syuhada."

Selengkapnya ...


Adab Bersedekah

Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer, Islam telah mewajibkan setiap muslim untuk berusaha dan bekerja semaksimal mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan pokok yang menjadi tanggungannya.

Selengkapnya ...


Kegiatan Ramadlan

Waktu
Keterangan
2.30 WIB
Qiyamu Ramadlan (witir)
4.00 WIB
Shalat shubuh berjamaah
5.00 WIB
Kajian Ramadlan ba'da shubuh
7.00 WIB
Kajian Ramadlan II ba'da shubuh
9.00 WIB
Kajian Ramadlan III
12.30 WIB
Shalat dhuhur berjamaah
13.30 WIB
Kajian Ramadlan ba'da dhuhur
16.00 WIB
Shalat ashar berjamaah
16.30 WIB
Kajian Ramadlan ba'da ashar
18.00 WIB
Shalat maghrib berjamaah
19.30 WIB
Shalat Isya' berjamaah dan tarawih
21.00 WIB
Kajian Ramadlan ba'da tarawih

Aktivitas Santri

Aktivitas santri PPSSNH terdiri dari:

Selengkapnya ...


Pesantren Ramadlan 1440H: Meraih Kesucian Hati di Bulan yang Suci dengan Semangat Mengaji dan Mengkaji

 

Pesantren Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono 2019/1440H

Meraih Kesucian Hati di Bulan yang Suci dengan Semangat Mengaji dan Mengkaji

Santri Kilat

Untuk umum

Infaq

Rp 100.000

Pendaftaran

22 April - 6 Mei 2019

Pelaksanaan

6 - 25 Mei 2019

Fasilitas

  1. Asrama
  2. Kegiatan Pengajian Rutin
  3. Perpustakaan
  4. Souvenir
  5. Sertifikat
  6. Pos Kesehatan Pesantren

Kontak

Pendaftaran langsung datang ke:

Sekretariat PPSS Nurul Huda
Jl. Kolonel Soegiono No. 103 Gang 3B Mergosono Malang

  1. Endang: +62-856-9265-2430
  2. Said: +62-856-326-3141

Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum 2019/1440

Selengkapnya ...


Biografi KH. Drs. Achmad Masduqie Machfudh

KH. Drs. Achmad Masduqie Machfudh dilahirkan di desa Saripan (Syarifan), Jepara, Jawa Tengah pada 1 Juli 1935. Di desa tersebut, terdapat sebuah makam kuno yang banyak dikenal orang dengan makam "Mbah Jenggolo". Alkisah, berkat karomah dari Mbah Jenggolo ini, dulu ketika baru ada radio, siapa saja yang membawa ke desa ini pasti gila. Penyakit gila ini baru akan sembuh kalau alat elektronik dikeluarkan dari Saripan. Keadaan seperti ini masih bisa ditemui semasa Kyai Masduqie masih kecil. Namun perlahan-perlahan seiring dengan perubahan zaman, karomah ini berangsur surut hingga hilang sama sekali. Melihat lingkungannya yang seperti itu, ditambah dengan lingkungan keluarga yang taat dan fanatik terhadap agama serta memiliki semangat juang yang tinggi untuk menegakkan kebenaran dan menyebarkan agama Allah.

Selengkapnya ...


Haul Abah KH Achmad Masduqi Machfudh & Tahlilan 40 hari Umi Hj. Chasinah

Hadirilah Haul Abah KH Achmad Masduqi Machfudh dan 40 hari wafatnya Umi Hj. Chasinah pada

Waktu

Sabtu, 9 Jumadil Awwal 1436H/28 Februari 2015
19.15 WIB (Ba'da Isya) - selesai

Lokasi

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol. Soegiono IIIB 103, Mergosono
Malang 65134

View Larger Map

Agenda

  • Yasin & Tahlilan
  • Temu Alumni PPSS Nurul Huda

Kontak

  • M. Taqiyuddin al-Kaff: 0856-4646-7366
  • Gus Rozin: 0857-5568-7559

Suara Kentut dari Kemaluan, Membatalkan Wudlukah?

Pertanyaan

Assalamualaikum,
Mohon maaf sebelumnya bila agak kurang sopan, tetapi hal ini agak mengganggu saya dan membuat ibadah saya ragu-ragu. Saya sering mengeluarkan suara seperti kentut tetapi dari kemaluan saya, ada yang menyebutnya (maaf) kentut vagina. apakah hal itu membatalkan wudlu atau shalat?

Ummu Fulanah di Blimbing Malang

Selengkapnya ...


Kapankah kita berpuasa Arafah?

Kontroversi tentang ibadah yang harus ditentukan dengan kalender penanggalan hijriyah yang menuntut adanya rukyat, hampir setiap tahun muncul dan diperbincangkan. Pemaknaan suumu liruk yatih dan fain shahida minkum shahra fal yasum tidak hentinya diperdebatkan. Ada yang mengharuskan rukyat dengan didampingi hisab untuk penentuan akurasinya sebagaimana keyakinan ormas Nahdlatul Ulama, ada yang mencukupkan hitungan hisab wujudul hilal seperti ormas Muhammadiyah dan ada yang menggunakan kriteria hisab tetapi dengan menghitung imkan rukyat (kemungkinan bisa dilihat) dengan ketinggian minimal 4 derajat dan jarak bulan dan matahari 6,4 derajat sebagaimana keyakinan ormas Persis.

Selengkapnya ...


KH. Maimoen Zubair: Keistimewaan Lafdzul Jalalah

Lafal Allah adalah lafal yang mengumpulkan semua nama dan sifat yang dikandungnya.

Dzikir ini adalah tujuan utama dan paling puncak.

Selengkapnya ...


Pembangunan

Sebagai layaknya pondok pesantren yang terus berkembang, kami juga terus menerima dengan terbuka sumbangan untuk peningkatan kualitas pendidikan pesantren.

Selengkapnya ...


Jadwal Kajian Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono Malang 1439 H


Pesantren Kilat Ramadlan 1439 PPSS Nurul Huda Mergosono Malang

Marhaban Ya Ramadhan

Bulan suci telah tiba. Yuk, atur rencana mulia. Jangan sampai Ramadhanmu tahun ini berakhir sia-sia.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudz: Menyingkap Rahasia Qurban

Peristiwa sejarah yang menandai hari raya 'Iedul Adl-ha adalah tugas berat yang dibebankan Allah swt. kepada Nabi Ibrahim as. agar beliau menyembelih puteranya, Nabi Isma'il as.

Selengkapnya ...


K.H. Masduqi Machfudh: Mengapa Kita Harus Melanggengkan Berjamaah

Rasulullah bersabda:

مَنْ حَافَظَ عَلَى الصَّلاَةِ مَعَ اْلجَمَاعَةِ أَعْطَاهُ اللّهُ خَمْسَ خِصَالٍ : لَمْ يُصِبْهُ فَقْرًا أَبَدًا, يُرْفَعُ عَنْهُ عَذَابُ الْقَبْرِِ, أَمِنَ مِنْ أَهْوَالِ يَومِ الْقِيَامَةِ, يُعْطَى كِتَابُهُ بِيَمِيْنِهِ, يَمُرُّ عَلَى الصِّرَاطِ كَالْبَرْقِ اْلخَاطِفِ

Barangsiapa yang selalu menjaga solatnya dengan berjamaah, maka Allah akan memberinya lima hal: tidak pernah terkena kefakiran selamanya, dihapuskan siksa kubur darinya, selamat dari kesusahan pada hari kiamat, diberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanan, dan berjalan di atas titian 'shirat' secepat kilat yang menyambar.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudh: Niat Ingsun Mekso Awak

KH Masduqi Machfudh menelaah Kitab Arbain fi Ushuliddin karya Imam Ghazali

Suatu waktu Abah Kyai Masduqi tindakan ke Surabaya untuk memenuhi undangan sebuah pertemuan dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah selesai dari pertemuan tersebut, beliau dijemput oleh panitia pembangunan masjid di sebuah perumahan Surabaya. Dijemput untuk berkenan memberikan pengarahan, mauidhoh, dan doa restu.

Selengkapnya ...


Diskusi Buku: Kiai Masduqi Menjawab (Gratis!)

Gratis! Hadirilah Diskusi Buku: Kiai Masduqi Menjawab dengan tema

Mengambil Ibroh dari Ibaroh kitab-kitab Mu'tabaroh

Selengkapnya ...


Khitanan Massal 2018

Selengkapnya ...


Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum: Niat, Tekad, Tirakat

Hadirilah acara Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyyah Nurul Huda Mergosono Malang dengan tema:

Niat, Tekad, Tirakat

Selengkapnya ...